BLANTERVIO102

Bercengkrama Dengan Ratusan Kera di Pura Bukit Sari Kawasan Sangeh Monkey Forest, Badung, Bali

Bercengkrama Dengan Ratusan Kera di Pura Bukit Sari Kawasan Sangeh Monkey Forest, Badung, Bali
20 November 2018
Bercengkrama Dengan Ratusan Kera di Pura Bukit Sari Kawasan Sangeh Monkey Forest, Badung, Bali
instagram/@mikedstyles

Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 12.00 WITA, itu berarti waktu bermain ane di Pura Ulun Danu Beratan sudah berakhir. Lah emang di kasih durasi??? YES!!! Itu adalah salah satu hal yang wajib ane persiapkan saat traveling, apalagi traveling ke tempat yang jauh dan mengharuskan ane menjelajah ke beberapa tempat sekaligus. Waktu, durasi dan ketepatan waktu adalah kuncinya. Thats why ane selalu membuat jadwal dan ittenary super komplit setiap kali nggembell dan bepergian, kemanapun itu.
Apalagi saat nggembell di Bali kemarin, ditambah ane sendirian dan belum pernah menjejakkan kaki di Pulau Dewata, ittenary dan schedule teramat sangat penting. Buat sobat yang mau solo traveling dan masih sangat newbie seperti ane, wajib banget nih ikutin cara ane. Buat jadwal dari awal berangkat sampe balik lagi ke rumah, waktu, durasi, jumlah pengeluaran, lokasi dan rute perjalanan menuju ke tempat-tempat tersebut harus sudah pasti dan terorganisir. Tujuan nya cuma satu sih, biar nggak bingung dan keliatan banget kalo newbie. Tau akibat nya apa? SASARAN EMPUK PENJAHAT! Amit-amit dahh!!


Bercengkrama Dengan Ratusan Kera di Pura Bukit Sari Kawasan Sangeh Monkey Forest, Badung, Bali
instagram/@flo_olf


Alamat Taman Hutan Raya Sangeh

Nah berdasarkan jadwal yang telah dibuat, tempat wisata yang akan ane kunjungi selanjutnya adalah Taman Wisata Alam Hutan Raya Sangeh di Badung, Bali. Biasa disebut sebagai Sangeh Monkey Forest oleh para bule, tempat ini berlokasi di Jalan Brahmana, Sangeh, Kabupaten Badung, Bali. Waktu yang ane tempuh dari Pura Ulun Danu Beratan di Bedugul sekitar 1 jam perjalanan dengan sepeda motor atau sekitar 1 jam perjalanan dari Denpasar dan 90 menit perjalanan dari Kuta.

Maap yak ane nggak bisa ngasih ancer-ancer rutenya, kagak paham jalan soalnya. Kemarin cuma ngikutin Google Maps dan alhamdulillah tiba dengan selamat tanpa nyasar sama sekali. Pokoknya kalau dari arah Bedugul, ikuti aja jalannya lurus terus sampe menjumpai pertigaan jalan ke arah kiri (ane lupa pertigaan yang mana, yang jelas pertigaan setelah Indomaret). Ikuti aja petunjuk arah dari Google Maps yang ane berikan di bawah nanti, Insyaallah nggak nyasar. InsyaAllah yak, ane kagak jamin. Wekekekek.

Bercengkrama Dengan Ratusan Kera di Pura Bukit Sari Kawasan Sangeh Monkey Forest, Badung, Bali
instagram/@__amanda__p93

Taman Hutan Raya Sangeh ini sangat luas dan dihuni ratusan kera yang 'cukup jinak' tapi liar. Setelah masuk gang yang cukup sempit dari arah jalan raya, ane langsung disambut dengan beberapa kera yang bermain dan berkeliaran di atas pagar tembok.


Tiket Masuk Taman Hutan Raya Sangeh

Setelah sampai di dalam area Hutan Raya Sangeh, ane parkirkan sepeda motor dan bergegas menuju ke Loket buat beli tiket (yaiyalah, yakali ke loket beli obat sakit magh - _-). Tiket masuknya cuma 10 ribu rupiah untuk wisatawan domestik dan 20 ribu rupiah untuk wisatawan mancanegara.

Begitu memasuki area Hutan Raya Sangeh, hal yang akan sobat temui adalah 2 patung besar berbentuk Kera yang seakan menjaga dan menjadi penunggu pintu gerbang menuju ke Area Hutan. Jangan heran dan jangan bingung kalau kalian melihat banyak staff dan guide yang standby di seluruh sudut Area Hutan. Mereka bertugas untuk menjinakkan dan mengahalau kera-kera tersebut supaya nggak mengganggu pengunjung (begitupun sebaliknya).


Berfoto dan Berinteraksi Dengan Ratusan Kera


Bercengkrama Dengan Ratusan Kera di Pura Bukit Sari Kawasan Sangeh Monkey Forest, Badung, Bali
instagram/@gembell_bpckr

Foto diatas adalah Patung Kumbakarna yang di serang kera dan berada di tengah persimpangan jalan menuju ke arah Pura Hutan Sangeh. Sobat ambil jalan ke arah kanan dan kita akan bertemu dengan Pura di ujung jalan dengan halaman yang cukup luas. Pura tersebut adalah Pura Bukit Sari. Disinilah tempat puluhan kera bermain dan berinteraksi dengan pengunjung. Di Pura ini pula ada seekor Raja Kera yang memimpin puluhan Kera di Taman Hutan Raya Sangeh.

Disini kita diizinkan berfoto dan memberi makan mereka dengan syarat TIDAK MEMEGANG ATAU MENYENTUH MEREKA, SANGAT BERBAHAYA!! Yess, larangan tersebut ada di seluruh area Hutan dan tertulis dengan sangat jelas. Bahkan di area ini juga ada banyak staff dengan pakaian adat yang mengamankan area dan pengunjung dari hal-hal yang nggak diinginkan. Inget ya sob, meskipun kera-kera ini sudah terbiasa dengan keberadaan pengunjung bukan berarti mereka sangat jinak dan bisa diajak bercanda. Mereka tetaplah binatang liar dan berbahaya. Kalau kita mau berfoto dengan mereka, silahkan minta tolong kepada para staff yang berjaga agar mengarahkan dan membantu kita.


Bercengkrama Dengan Ratusan Kera di Pura Bukit Sari Kawasan Sangeh Monkey Forest, Badung, Bali
instagram/@__amanda__p93

Oh yaa, jangan ke-PEDE-an juga kalau saat kita duduk atau bersantai di sekitar situ dan ada kera yang datang menghampiri kita. Jangan sekalipun menyentuh mereka kalau nggak ingin bernasib buruk, kalau nggak di cakar ya palingan di gigit. Mereka hanya merasa tertarik dengan barang bawaan kita dan hanya ingin mendekat, jangan takut dan melakukan gerakan mendadak yaak. Entar mereka pikir kita mau menyerang dan mereka akan bersikap beringas. Ane saranin sih stay away aja sama mereka daripada kena cakar kan yaa, dapet oleh-oleh bekas cakaran monyet.

Dari area Pura ini, akan ada 2 jalan yang berbeda ke kiri dan ke kanan. Ane nggak tau jalan ke kiri menuju arah mana ya sob, ane cuma menuju ke arah kanan dan masuk lebih dalam ke arah Hutan. Selama di jalan menyusuri hutan ini, ane sama. sekali nggak bertemu kera walau satu biji. Ehh satu ekor maksudnya. Kawanan kera baru ane temui setelah melewati beberapa Pura dan Pohon Lanang-Wadon.

Pohon Lanang Wadon


Bercengkrama Dengan Ratusan Kera di Pura Bukit Sari Kawasan Sangeh Monkey Forest, Badung, Bali
instagram/@dhaneeeeee

Nah ini nih, Pohon Lanang-Wadon yang sangat terkenal dan menjadi salah satu magnet wisata di Sangeh Monkey Forest. Jadi, pohon ini punya keunikan yang nggak dimiliki pohon lain dimanapun dengan adanya 'sebuah jendolan' yang mirip alat kelamin laki-laki dan 'sebuah lubang' yang mirip alat kelamin perempuan.

Kalau kita melihat dari satu sisi, 'jendolan' tersebut terlihat dengan sangat jelas dan sisi lainnya ada 'lubang' yang cukup besar. Lanang berarti Laki-Laki dan Wadon berarti Perempuan. Dibawah pohon ini juga ada berbagai macam sesaji yang digunakan oleh pengunjung dan umat Hindu untuk sembahyang.


Bercengkrama Dengan Ratusan Kera di Pura Bukit Sari Kawasan Sangeh Monkey Forest, Badung, Bali
instagram/@sejarahbali


Sejarah Sangeh Monkey Forest

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber yang terpercaya, pada jaman dahulu kala Putri dari Ida Batara di Gunung Agung punya keinginan buat disungsung ke Kerajaan Mengwi. Maka atas kehendak beliau, hutan pala yang ada di Gunung Agung tempat dari putri Ida Batara Gunung Agung tinggal berpindah secara misterius di malam hari.

Dari kawasan Gunung Agung, segerombolan pohon pala berjalan menuju kawasan Bali bagian Barat. Tapi karena keadaan yang sudah terlanjur pagi dan matahari sudah terbit, rombongan Pohon Pala tersebut berhenti dan tidak melanjutkan perjalanan mereka ke Mengwi. Karena mereka nggak mungkin buat melanjutkan perjalanan menuju ke Mengwi, rombongan Pohon Pala tersebut menetap dan berkembang biak menjadi Hutan Raya Sangeh sampai saat ini.

Diceritakan juga, Putra Angkat dari Raja Mengwi yang bernama I Gusti Agung Putu atau Cokorda Sakti Blambangan menemukan bekas bangunan pelinggih di daerah hutan tersebut. Karena penemuan itu, Cokorda Sakti Blambangan memerintahkan prajurit nya untuk membangun lagi pura tersebut dan diberi nama Pura Bukit Sari.
 
Bercengkrama Dengan Ratusan Kera di Pura Bukit Sari Kawasan Sangeh Monkey Forest, Badung, Bali
instagram/@mikedtyles

Beberapa meter dari Pohon Lanang Wadon, kita akan menjumpai sebuah Pura yang tertutup (semua Pura di Hutan Sangeh tertutup untuk umum ya sob) dan di atas tembok pembatas nya akan kita jumpai banyak kera seperti foto diatas. Ane rada ngeri sih sob, di depan Pura tersebut sudah ada sekitar 20 kera (atau lebih, entahlah) sedang bermain dan menghalangi jalan. Nggak menghalangi jalan juga sih, tapi menuh-menuhin jalan sob.

Oh yaa, kita juga akan menemui banyak toko cinderamata di sepanjang jalan menuju pintu keluar. Awalnya ane sama sekali nggak tertarik buat belanja sob, sama sekali nggak tertarik. Tapi nggak tau kenapa, ane bisa-bisanya masuk ke salah satu toko yang di jaga oleh seorang ibu-ibu setengah baya.

Dia bercerita kalau seharian belum ada satupun orang yang mampir ke tokonya dan baru ane yang mau masuk kesitu. Entah benar atau enggak, tapi rasa kemanusiaan ane muncul juga sob. Kebetulan ada baju anak (buat ponakan, ane masih lajang - _-), yaudah ane beli deh tuh baju sama celana. Tapi tetep yaak, 'NAWAR' wkekekekek.

Bercengkrama Dengan Ratusan Kera di Pura Bukit Sari Kawasan Sangeh Monkey Forest, Badung, Bali
instagram/@davit4887

Dan selain terkenal sebagai tempat wisata, Taman Hutan Raya Sangeh juga biasa digunakan untuk Prewedding dan take foto yang bersifat kebudayaan seperti foto diatas. Itu karena tempat ini mempunyai atmosfer yang sangat kalem, tenang dan menyejukkan. Lihat deh, foto-foto dari beberapa fotografer ini sangat memukau dan seakan bercerita mengenai tempat ini. Mantappp!!

Bercengkrama Dengan Ratusan Kera di Pura Bukit Sari Kawasan Sangeh Monkey Forest, Badung, Bali
instagram/@madesunarta_photo

Informasi Penting

Harga Tiket Masuk Wisatawan Domestik di Sangeh Monkey Forest : 10k
Harga Tiket Masuk Wisatawan Mancanegara di Sangeh Monkey Forest : 20k
Jam Operaional Sangeh Monkey Forest : 07.3-18.00 WITA
Alamat Sangeh Monkey Forest : Jalan Brahmana, Sangeh, Kabupaten Badung, Bali






Kalau dirasa artikel ini bermanfaat dan berfaedah, silahkan klik tombol share Facebook, Twitter atau Google Plus di bawah ini yak. Salam Gembell
Share This Article :
Tri Murjianto

Hanya seorang manusia biasa yang hobi mblayang dan blusukan ke kota orang. Kuyy Ngegembell bareng! 

TAMBAHKAN KOMENTAR

1872748957312907368