BLANTERVIO102

Fenomena Aphelion, Puncak Gunung di Jawa Membeku - Waspadai Hypotermia Bagi Para Pendaki

Fenomena Aphelion, Puncak Gunung di Jawa Membeku - Waspadai Hypotermia Bagi Para Pendaki
9 Juli 2018
fenomena Aphelion di Indonesia
instagram/@nggolo_sepikul

Sadar nggak sih kalo akhir-akhir ini suhu udara di sekitar kita jadi dingin dan cenderung lembab? Tau nggak apa sebabnya, padahal kan ini masih Musim Kemarau? Nggak usah bingung, ane punya jawabannya.

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber yang terpercaya, pada tanggal 6 Juli 2018 bumi akan berada di titik Aphelion. Aphelion adalah jarak terjauh Bumi dalam mengelilingi Matahari. Gampang nya nih, matahari sama bumi lagi jauh-jauhan dan pada tanggal 6 Juli 2018 pukul 23.48 WIB adalah jarak terjauh mereka. Secara logika, kalau bumi berada sangat jauh dengan matahari maka sinar matahari yang masuk ke bumi pun juga sedikit. Itulah kenapa beberapa hari terakhir ini suhu udara cukup dingin, bahkan di beberapa daerah terjadi angin yang cukup besar.


fenomena Aphelion di Indonesia
instagram/@nggolo_sepikul

Nah karena kejadian ini berlangsung di malam hari, kita yang ada di Indonesia nggak bisa melihat secara langsung. Hanya orang-orang di Benua Amerika yang bisa menyaksikan nya, yaitu ukuran bola Matahari yang lebih kecil daripada biasanya.

Udah baca artikel Dieng turun salju dong? Kalo belum, baca dulu deh. Klik aja tulisan warna ijo tersebut.


fenomena Aphelion di Indonesia
instagram/@denesauruz

Rata-rata suhu udara di beberapa dataran tinggi akhir-akhir ini cukup esktrem sob. Dataran Tinggi Dieng misalnya, pada tanggal 5 Juli kemarin mencapai suhu 5°Celcius dan menghasilkan embun es yang menutup hampir seluruh area Dieng.
Nggak cuma Dieng, gunung-gunung di Pulau Jawa pun banyak yang mengalami hal serupa. See? Itu foto paling atas ada di Puncak Gunung Lawu dan terlihat dengan jelas kalo bunga nya tertutup embun es yang mirip salju.


fenomena Aphelion di Indonesia
instagram/@pendakilawas

Di Gunung Prau apalagi, suhu udara nya lebih ekstrem daripada di Dieng dan di Lawu. Hampir seluruh tanaman di atas gunung membeku dan tertutup embun es ini. Yang paling parah terjadi di Danau Ranukumbolo, Gunung Semeru, Jawa Timur. Nggak cuma lapisan es sob, tapi bisa dibuat jadi Es Kepal Milo saking tebelnya. 

Ane sarankan buat sobat sekalian lebih baik mengurungkan niat buat nanjak sampe cuaca bener-bener mendukung dan kembali normal. Suhu udara di gunung yang udah pasti sangat rendah, ditambah kondisi alam yang lagi nggak bersahabat kayak gini cukup membahayakan nyawa dan keselamatan kita.

Ancaman terkena hypotermia sangat mungkin terjadi disaat seperti ini. Tapi seandainya masih tetep pengen nanjak, ane sangat menyarankan buat melengkapi barang bawaan agar nggak terjadi hal-hal yang tak di inginkan. Bawa sleeping bag, sarung tangan, penutup kepala, jaket tebal dan kaus kaki.



Kalau dirasa artikel ini bermanfaat dan berfaedah, silahkan klik tombol share Facebook, Twitter atau Google Plus di bawah ini yak. Salam Gembell 
Share This Article :
Tri Murjianto

Hanya seorang manusia biasa yang hobi mblayang dan blusukan ke kota orang. Kuyy Ngegembell bareng! 

TAMBAHKAN KOMENTAR

1872748957312907368