BLANTERVIO102

Megahnya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat

Megahnya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat
20 Juni 2018
Megahnya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, harga tiket masuk Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat
instagram/@gembell_bpckr

Salah satu tempat yang wajib banget dikunjungi saat lagi jalan-jalan ke Kota Solo adalah Keraton Kasunanan Surakarta nih sob. Keraton yang masih aktif sampai sekarang ini adalah salah satu icon Kota Solo yang aduhai sekali. Bangunannya tuh ya, unik dan ajib banget. Didominasi warna biru muda dan warna putih, adem banget gitu. Nama lengkapnya nih, Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Keraton Surakarta  sendiri dibagi menjadi beberapa kompleks, di antaranya Alun-alun Lor/Utara, Kompleks Sasana Sumewa, Kompleks Siti Hinggil Lor /Utara, Kompleks Kamandungan Lor/Utara, Kompleks Sri Manganti, Kompleks Kedaton, Kompleks Kamagangan, Kompleks Sri Manganti Kidul /Selatan dan Kamandungan Kidul /Selatan, serta Kompleks Siti Hinggil Kidul /Selatan dan Alun-alun Kidul /Selatan. 


Kompleks ini juga di kelilingi dengan Baluwarti, yaitu sebuah dinding pertahanan dengan tinggi sekitar tiga sampai lima meter dan tebal sekitar satu meter tanpa anjungan. Dinding ini melingkungi area Keraton Surakarta dengan bentuk persegi panjang. Daerah itu berukuran lebar sekitar lima ratus meter dan panjang sekitar tujuh ratus meter. Kompleks keraton yang berada di dalam dinding adalah dari Kamandungan Lor /Utara sampai Kamandungan Kidul /Selatan.


Di Keraton Kasunanan Surakarta ini, kita bisa belajar dan mengenal berbagai macam koleksi benda bersejarah dan bernilai tinggi. Nih yaa, disini ada berbagai macam Pusaka, Kereta Kencana, Peralatan Perang bahkan Peralatan Makan dan Barang Pribadi milik keluarga kerajaan pun ada disini.


Megahnya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, harga tiket masuk Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat
src : google.com


Di Museum Keraton Surakarta juga ada sebuah perahu yang gede nya minta ampun lengkap dengan dayung nya. Konon katanya, perahu itu dipake Paku Buwono IV buat menemui Bupati Cakraningrat di Madura lewat Sungai Bengawan Solo.

Di Kompleks Alun-Alun Kidul atau Selatan ada hewan yang sangat di sakralkan oleh pihak Keraton dan warga Solo, yaitu Kebo Bule atau Kerbau Bule. Kenapa disebut Kebo Bule? Karena kerbau ini punya warna kulit kemerah-merahan kayak orang bule, lucu deh. Kandangnya ada di area alun-lun selatan, tepatnya di samping pintu masuk alun-alun. Tiap hari, apalagi kalau sore hari puluhan orang berdatangan ke sini buat melihat dan memberi makan kebo bule ini. Tiap malam Satu Suro, kebo-kebo ini juga akan dikirab keliling keraton bersama pusaka kerajaan buat memperingati Tahun Baru Islam.

Sementara Kompleks Alun-alun Lor atau Utara adalah alun-alun tempat di adakan nya tradisi Sekaten setahun sekali setiap tanggal 5 Rabiul Awal sampai dengan 12 Rabiul Awal buat memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Sekaten yang berasal dari kata Syahadatain adalah tradisi sekaligus sarana penyebaran Agama Islam di Jawa khususnya di Kota Solo pada jaman dahulu sob. Puncak nya berupa Gunungan yang akan di kirap dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menuju Masjid Agung Surakarta buat didoakan dan akan dijadikan rebutan masyarakat serta pengunjung yang datang. Mereka yakin bahwa makanan dan hasil bumi tersebut membawa berkah.

Menurut sejarahnya nih, Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat  dulu didirikan oleh Susuhunan Pakubuwana II pada tahun 1744. Salah satu arsitek istana nya adalah Pangeran Mangkubumi yang merupakan arsitek utama Keraton Yogyakarta. Saat ini, Keraton Surakarta hanya digunakan sebagai tempat tinggal Sri Sunan beserta keluarga dan abdi dalem, juga sebagai tempat melaksanakan berbagai macam ritual dan tradisi Jawa.

Ritual-ritual dan tradisi adat yang masih di laksanakan di Keraton Surakarta sampai sekarang yaitu Jamasan Pusaka, Jumenengan, Kirab Malam Satu Suro, Grebeg Maulud dan lain sebagainya. Suasana di dalam area Keraton pun sangat mistis sob, apalagi banyak bertebaran dupa dan kembang setaman di beberapa tempat.

Di halaman dalam keraton, sobat akan menemukan halaman yang berpasir putih. Pasir ini merupakan pasir yang ada di pantai Laut Selatan dan didatangkan secara mistis ke Keraton Surakarta. Jangan pernah mengambil, menyentuh atau bahkan membawa pulang apapun yang ada di dalam area Keraton. Bahkan, sebutir pasir atau daun yang jatuh sekalipun, JANGAN!

Sudah banyak orang yang mengalami hal-hal aneh ketika membawa, menyentuh, bahkan merusak dengan tidak sengaja sekalipun ketika sampe di rumah. Yang paling ngeri, ada yang sampe meninggal dunia sob. Amit-amit dah!

Oh yaa, buat tiket masuk Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat nih murah banget. Cuma 10.000 doang per orang dan buka tiap hari dari Senin-Jumat dari jam 9 pagi sampai 2 siang serta Sabtu–Minggu dari jam 9 pagi sampai jam 3 sore.

Informasi Penting

Harga Tiket Masuk : IDR 10.000
Jam Operasional : Senin-Jumat (09.00-14.00), Sabtu-Minggu (09.00-15.00)
Alamat : Baluwarti, Pasar Kliwon, Surakarta, Jawa Tengah





Jika dirasa artikel ini bermanfaat dan berfaedah, silahkan klik tombol share Facebook, Twitter atau Google Plus di bawah ini. Salam Gembell. 
Share This Article :
Tri Murjianto

Hanya seorang manusia biasa yang hobi mblayang dan blusukan ke kota orang. Kuyy Ngegembell bareng! 

TAMBAHKAN KOMENTAR

1872748957312907368