BLANTERVIO102

Camping Ceria di Bukit Pengilon, Gunung Kidul, Jogjakarta

Camping Ceria di Bukit Pengilon, Gunung Kidul, Jogjakarta
18 Juni 2018
instagram/@fadlisck

Akhirnya setelah dua kali gagal sampai puncak, untuk yang ketiga kalinya ane berhasil menginjakkan kaki di puncak Bukit Pengilon, Gunung Kidul, D. I. Yogyakarta. Emang tinggi banget yak? Enggak tinggi-tinggi amat sih, tapi lumayan jauh. Kira-kira perlu waktu 1 jam jalan kaki dari kaki bukit di ujung Pantai Siung.

Iyaps, Bukit Pengilon berada di ujung sebelah kiri Pantai Siung. Seperti yang udah ane bahas di postingan sebelumnya yang berjudul Camping Gokil di Pantai Siung Gunung Kidul Jogjakartasobat akan melihat jalan setapak yang menanjak menuju ke Bukit Pengilon.

instagram/@gembell_bpckr

Jalan yang akan kita lalui berupa jalan setapak yang cukup licin tanpa pengaman dan langsung bersisian dengan lautan lepas. Sangat tidak disarankan naik dan trekking ke Bukit Pengilon setelah turun hujan, BERBAHAYA!! Hanya ada beberapa titik yang sudah di buat jalan tangga berupa cor dan berpengaman yaitu dari kaki bukit sampai warung pertama. Setelah itu, kita akan berjalan di atas jalan setapak berupa tanah yang di buat mirip tangga.

Kita juga akan melewati persawahan, perkebunan, dan beberapa kandang sapi milik warga. Ijo dan bener-bener nyegerin mata, indah banget. Apalagi kalau sobat berniat camping di Bukit Pengilon seperti yang kami lakukan, di sepanjang jalan akan bertemu banyak sekali tanaman singkong yang menggoda iman buat di jebol dan dibawa ke atas. Jangan yaa, JANGAN! Tanaman itu milik warga sekitar, kecuali kalau sobat udah dapet ijin buat mengambilnya. Salah-salah nggak sampai ke puncak malah sampai ke tempat lain, amit amit!


instagram/@kapan_goyang

Setelah berjalan kurang lebih 45 menit, kita akan bertemu dengan keindahan alam yang luar biasa. Air Terjun Banyu Tibo, begitulah warga sekitar menyebut nya. Air terjun ini jatuh tepat ke lautan lepas dengan cantiknya. Kalau kalian punya nyali dan adrenalin junkies, bisa banget buat turun ke bawah dan merasakan kesegaran air terjun ini tepat di bawah bukit. Ada jalan setapak buat turun ke bawah dari tebing ini sob. Dari sini pun, puncak Bukit Pengilon udah mulai kelihatan di seberang sana.

Dan setelah berjalan kaki sekitar 10 menit, kita akan sampai di Bukit Pengilon. Bukit ini dinamakan Pengilon karena bentuknya yang mirip cermin. Berbentuk memanjang dengan rumput hijau dan view di kedua sisinya adalah lautan lepas. Seakan sobat melihat cermin karena di samping kanan dan kiri memiliki bentuk dan view yang sama persis.

Untuk Puncak Pengilon sendiri berada di atas sebelah kanan dan bisa menampung tak lebih dari 3 tenda. Menurut pengalaman ane sendiri dan saran dari pihak pengelola, SANGAT TIDAK DISARANKAN DAN BERBAHAYA mendirikan tenda di sepanjang tebing Bukit Pengilon karena tempatnya yang sangat luas dan sama sekali nggak ada pohon atau tanaman yang bisa melindungi tenda dari terpaan angin.


Camping Ceria di Bukit Pengilon, Gunung Kidul, Jogjakarta
instagram/@gembell_bpckr

Tempat yang di sarankan dan di anjurkan buat mendirikan tenda adalah di atas puncak Bukit Pengilon sebelah kiri atau di samping semak-semak. Tapi tempat ini sangat sempit sekali, hanya mampu menampung maksimal 3 tenda kapasitas 4 orang. Selain di puncak bukit, tempat yang aman buat mendirikan tenda adalah di pinggir tebing bagian bawah seberang puncak (seberang puncak ada semacam gundukan bukit kecil).

Info dari bapak pengelola juga nih kalau melihat gumpalan awan hitam di atas laut dan menuju ke arah bukit serta awan hitam itu udah menutupi langit diatas lautan, dapat dipastikan 10 menit kemudian akan terjadi badai. Dan yak, benar saja! Nggak sampai 10 menit setelah awan menutupi langit, badai datang dengan ganasnya.

Badai itu terjadi sekitar jam 5 sore, tepat setelah kita selesai mandi di MCK ujung sana. Di tebing bawah, tempat yang ane katakan berbahaya tadi ternyata ada beberapa tenda yang berdiri dari sekelompok camper. Dan apa yang terjadi? Tenda mereka hampir terbawa angin badai karena mereka jejeritan dengan suara yang cukup memekakkan telinga.


Camping Ceria di Bukit Pengilon, Gunung Kidul, Jogjakarta
instagram/@kapan_goyang

Tapi apalah daya, kita nggak bisa berbuat apa-apa. Kita sendiri juga panik di dalam tenda, badai nya bener-bener gede dan bertahan lebih dari 10 menit menerjang seluruh area Bukit Pengilon. Untungnya kita ada di puncak, di tempat yang di sarankan bapak pengelola dan aman-aman saja. Lalu apa kabar tenda mereka? Setelah badai berlalu, terlihat mereka memindahkan tenda ke pinggir tebing di bawah bukit seberang.

FYI nih, di atas Bukit Pengilon nggak ada MCK sama sekali. Kalau sobat pengen mandi dan buang hajat, pilihannya hanya ada 2. Gali lubang-tutup lubang dan nggak mandi atau jalan kaki sekitar 10 menit buat ke MCK terdekat yang berada di samping air terjun.

Tarif MCK sendiri cuma 5 ribu per orang per hari, retribusi tenda 25 ribu per tenda per malam (mahal emang, tapi sesuai dengan yang kita daptkan kok) dan tiket masuk 10 ribu per orang (termasuk tiket Pantai Siung, Pantai Jogan dan Pantai Nglambor)


Informasi Penting
Harga Tiket Masuk : IDR 10.000
Jam Operasional : 24 Jam
Alamat : Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta
Rute : Wonosari - Tepus - Purwodadi - Pantai Siung


 
 
Kalau dirasa artikel ini bermanfaat dan berfaedah, silahkan klik tombol share Facebook, Twitter atau Google Plus di bawah ini. Salam Gembell
Share This Article :
Tri Murjianto

Hanya seorang manusia biasa yang hobi mblayang dan blusukan ke kota orang. Kuyy Ngegembell bareng! 

TAMBAHKAN KOMENTAR

1872748957312907368